Lemak adalah unsur yang harus ada dalam tubuh manusia. Tanpa lemak, aktifitas alami dari tulang dan otot tidak dapat dilakukan walaupun hanya sekejap. Tapi jika lemak ini tertimbun secara tidak normal melebihi ambang kebutuhan badan, maka ia menyebabkan tidak bekerjanya semua organ tubuh sesuai dengan kapasitasnya. Keadaan ini disebut obesitas.
Penyebab:
Kurangnya kerja fisik dan pada saat yang sama disertai mengkonsumsi banyak yogurt, susu, mentega, dan makanan berkalori tinggi lainnya, makan banyak makanan yang manis, serta yang banyak menghasilkan lendir (ikan, asam jawa, dan lain-lainnya) adalah penyebab utama dari obesitas. Dan jika disamping penyebab-penyebab tersebut di atas , seseorang mengalami stress mental , maka pada sebagian besar kasus dia akan menjadi gemuk.
Orang-orang yang melakukan kerja fisik memerlukan jenis makanan bergizi dan non vegetarian, serta ghee (mentega). Mereka yang melakukan kerja mental dan tidak mengerjakan terlalu banyak kerja fisik membutuhkan sangat sedikit makanan yang non vegetarian, manis , dan berlemak. Tapi orang-orang yang memanjakan indra, untuk mendapatkan kepuasan rasa, makan banyak asupan yang tidak mereka butuhkan atau yang hanya sedikit mereka perlukan.
Sekarang di dunia banyak orang yang tidak melakukan kerja fisik, tapi hidup sekehendak hatinya, karena mereka telah hidup makmur, mereka bisa membeli makanan yang relatif mahal, dan mengkonsumsinya semata untuk memenuhi selera makan mereka. Akibatnya, di satu pihak badan mereka melar akibat lemak yang tidak perlu, sedang di pihak lain, mereka yang melakukan kerja manual terpaksa hidup dalam kemiskinan dan tidak bisa memperoleh ghee (sejenis mentega India), mentega , dan makanan manis yang mereka butuhkan untuk menjaga badan mereka; mereka tidak memiliki apapun untuk menggantikan dengan baik enerji yang telah mereka pakai, dan mereka menjadi lemah, kurus, dan berkesehatan buruk. Karena kurang gizi dan kerja fisik berlebihan mereka kemudian menjadi korban tuberculosis. Ingatlah bahwa pada negara tropis, makanan non vegetarian pada umumnya seperti racun saja, akan tetapi bagi mereka yang melakukan kerja fisik, sedikit mengkonsumsi makanan semacam itu tidak akan berakibat buruk bagi badan ataupun pikiran mereka.
Jadi poin saya di sini adalah bahwa obesitas merupakan sebuah penyakit dari masyarakat yang makmur dan kurang kerja fisik. Pekerja kantoran bergaji tinggi, pengusaha kaya, dan politisi korup adalah orang-orang yang biasanya menderita kegemukan.
Perlu dicamkan bahwa lemak yang tersimpan dalam tubuh manusia adalah semata-mata energi kerja dalam bentuk yang laten. Sewaktu puasa atau melakukan kerja fisik, maka ia luluh, dan ditransformasikan menjadi energi vital atau energi kerja. Jadi bagi orang yang sedikit bekerja fisik, lemaknya kemudian menjadi musuhnya, dan menghantarkannya menuju kematian.
Jika lemak tertimbun pada bagian perut, ia menyebabkan ketidaksuburan bagi wanita, dan impotensi bagi pria. Itulah sebabnya kenapa kita menemukan bahwa pada banyak kasus orang gemuk tidak memiliki anak. Terlalu banyak akumulasi lemak pada dada dan adomen mengganggu váyu; dan kemudian, sepanjang liver belum terganggu, maka orang itu menderita munculnya rasa lapar yang mendadak, dan menusuk yang sedemikian parahnya sehingga pada tempat-tempat di mana ia dijamu, ia terkenal akan kerakusannya. Tanda yang paling dapat dikenali dari dari orang-orang seperti ini adalah mereka paling rakus akan makanan yang paling menggemukkan; oleh karena itu , bila mereka diundang makan di luar rumah, mereka dengan sengaja tidak menyantap hidangan pembuka berupa sayur-sayuran dan memilih banyak luci', ikan, daging, dan makanan manis.
Sewaktu mereka menua, dan liver mereka melemah, mereka akan kehilangan nafsu makan mereka yang sangat besar itu. Kemudian dengan sedih mereka mengatakan pada orang-orang bahwa mereka tidak dapat mengkonsumsi makanan seperti yang dulu mereka lakukan. Otot-otot mereka akan menjadi kaku dan mereka mulai menderita keasaman, konstipasi atau gangguan usus. Lemak yang terakumulasi pada dada mempengaruhi jantung dan paru-paru , dan membuat mereka sulit bekerja. Pernafasan para penderita obesitas ini menjadi terganggu, mereka mudah lelah, sulit bernafas, dan kalau duduk bekeringat banyak. Lemak yang tertimbun pada urat darah membuat pasien menderita tekanan darah tinggi, yang pada akhirnya menimbulkan pendarahan dalam akibat pecahnya pembuluh pada otak atau bagian tubuh lainnya yang menyebabkan kematian atau kelumpuhan.
Terapi :
· Tahap pertama:
Pagi : Utkšepa Mudrá, Diirgha Prañáma, Yogamudrá dan Bhújaungásana.
Sore : Matsyamudrá, Naokásana, Paschimottánásana dan Matsyendrásana.
Setelah agak menguasai asana-asana di atas, mulailah menginjak tahap kedua.
· Tahap kedua:
Pagi : Utkšepa Mudrá, Diirgha Prañáma, Yogamudrá, Bhújaungásana dan Padahastásana.
Sore : Matsyamudrá, Naokásana, Pashcimottánásana dan Matsyendrásana.
Setelah agak menguasai asana-asana di atas mulailah melakukan tahap ketiga
· Tahap ketiga:
Pagi : Utkšepa Mudrá, Yogamudrá, Diirgha Prañáma, Bhújaungásana, Karmásana dan Garud'ásana.
Sore : Naokásana, Pashcimottánásana, Matsyendrásana dan Kurmakásana.
Diet:
Beberapa penderita obesitas berusaha untuk mengurangi makan, dengan anggapan bahwa dengan melakukan hal ini mereka akan kehilangan berat badan. Ini bukanlah pendekatan yang benar, karena diet seperti ini bisa melemahkan pasien hingga ia tidak bisa berdiri atau berjalan.
Orang hendaknya minum empat sampai lima seer ( 4 sampai 5 X 933,12 gram, atau kira-kira hampir 4 sampai 5 liter) air setiap hari, tapi jangan sekaligus banyak sekali minum. Sedapat mungkin pasien harus selalu menambahkan air jeruk nipis dalam air minum.
Berhentilah sepenuhnya mengkonsusmsi makanan non vegetaraian, ghee (mentega) dan minyak. Tiga atau empat seer ( 3 atau 4 x 933,12 gram atau hampir 3 sampai 4 liter) susu yang diencerkan dengan air harus diminum beberapa kali sehari, sedikit demi sedikit
Tergantung kepada selera makan, semua jenis buah terutama jenis yang berair banyak dan masam bisa dikonsumsi dalam kuantitas yang banyak. Buah-buahn seperti ini sangat berfaedah bagi penderita kegemukan.
Kurangi atau hilangkan nasi, rut'i dan polong-polongan , dan sebaliknya makanlah sayuran hijau atau sop dari bahan ini dalam jumalah yang lebih besar.
Kurangilah pemakaian gula mentah atau suling, tapi sedikit madu bisa dipergunakan --- tidak lebih dari tiga sendok penuh setiap hari.
Anjuran dan Pantangan :
Aturan puasa dan mandi matahari harus dipatuhi oleh para pasien. Secara umum, obesitas adalah penyakit akibat kurang gerak dan kerakusan,. Jadi sejauh mungkin, makanlah makanan yang sederhana . Daripada luci dan puri, konsumsilah rut'i kering. Dan para pasien harus menghilangkan kebiasaan duduk dan memberi perintah, lebih baik melakukan kerja dengan tenaga fisik sendiri.
No comments:
Post a Comment